Bali! Bali! Bali!
Hay smuah! Kali ini – as per request – gwa akan posting Happy Trip Family to Heaven pas ke Bali weekend kemaren…
Yang ikutan liburan kali ini adalah (in alphabetical order): Alberto Boy Dopo, Gustavianus Anggen, Hilda Lussiana, Irwan Lawijaya, Ismadi Santoso, Rizky Ardianto, Robertus Pekujawang, Sari Sukmawati, en me!
Trip ini udah direncanakan jauh-jauh hari di suatu pagi di ruang TornadoN dan dicetuskan asal-asalan oleh si eneng Hilda: Es, ke Bali yuk! dan akhirnya…
…Jumat, 31 November October 2008, jam 18:50 WIB, berangkatlah kami bersembilan ke Pulau Dewata Bali dengan Air Asia… Setelah sebelumnya pesawat Air Asia yang seharusnya dijadwalkan berangkat jam 17:55 WIB delay dan menyebabkan MaxiCab (motto kebanggaan kami: hanya ada 5 unit MaxiCab yang ada di seantero kota metropolitan Jakarta ini, dan kami menggunakan salah satunya!) harus di-reschedule untuk menjemput kami jam 5 sore, cih…
Untuk tiket pesawat Air Asia Jakarta – Bali / Bali – Jakarta, kami harus merogoh kocek sebesar @Rp 1.010.800, dan untuk MaxiCab yang muat untuk max. 9 orang dengan tujuan Plaza Kuningan – Bandara Cengkareng, kami mengeluarkan uang sebesar Rp 200.000 untuk ber-9, murah kaaan?

Foto dulu bersama MaxiCab..
Sampai di bandara Ngurah Rai – Denpasar, waktu sudah menunjukkan pukul 21:45 WITA (CMIIW, aga2 jetlag uy…) en tak ada satupun taksi di mangkal di depan pintu kedatangan domestik, walhasil jalanlah kami menuju gerbang bandara dan setelah bermenit-menit yang melelahkan dengan pemotretan, datanglah 2 buah taksi lokal yang lebih demen dibayar dengan sistem borongan daripada pake argo. Tujuan menginap kami adalah ke Penginapan Agung Putra di Poppy’s Lane 1 yang udah di-booked sama Nila en Cahyo (thank you, guys! can’t make it without you!), en dengan alesan macet di Kuta-nya, supir-supir itu ngotot pake borongan, fiuh, untung kami lebih ngotot, wakakakaka…en untuk orang sebanyak kami, kami cuman butuh 2 taksi en satu taksi-nya menghabiskan kira-kira 25ribuan (iya ga? lupa uy)
Sampai di penginapan, kami langsung menuju kamar yang udah di-booking, en setelah perdebatan en pindah-pindah kamar (lebih dikarenakan kami berniat “berhemat”; tarif kamar dengan Fan per harinya Rp 155.000; tarif kamar dengan AC per harinya Rp 215.000, itu di luar TV en additional bed if I’m not mistaken. Total tarif per hari untuk kamar dengan Fan dan AC (include breakfast+TV+additional bed+tax): Rp 248.000 dan Rp 318.000)
Kami booking 3 kamar, 2 dengan Fan dan 1 dengan AC untuk kami ber-9 selama 3 hari…
Suasana penginapannya menyenangkan, didominasi dengan bule-bule yang menguasai kolam renang sampai kami mengira mereka emang nginep di tuh kolam renang, cih… En kamar yang di-booking Nila-Cahyo untuk kami menghadap ke taman en berada di lantai 2. Kamar mandi lumayan bersih, walopun minus pintunya ga bisa dikunci en agak menerawang. Yah, cukup baiklah secara keseluruhan mengingat kami langsung menganggapnya sebagai kost-an kami sendiri keesokan harinya, kekekekeke… Tempat tidurnya ukuran king size yang cukup untuk gwa, Hilda, en Sari tiduri bertiga (additional bed-nya mubazir dew) en penginapan ini pun sudah menyediakan TV Cable, en TV swasta, serta TV lokal… Lokasinya pun sangat strategis, ujung jalan (atau gang ya? sempit banget soalnya) Poppy’s Lane 1 ini tepat di depan pantai Kuta, sementara ujung lainnya tepat di Jalan Legian, walopun harus menyusuri setengah panjang jalan Poppy’s Lane 1 untuk mencapai ke penginapan ini, tapi jangan khawatir, bwat yang malas jalan ato lebih baik ngesot daripada jalan, selalu ada tukang ojek siap melayani di mulut gang Poppy’s Lane 1…
Ga cukup makan malam dengan KFC di Bandara Cengkareng sebelumnya, kami mencoba menjajal makanan di Kuta food center yang ga jauh dari Poppy’s Lane 1. Ternyata, papan yang terpampang dan terbaca oleh kami pertama kalinya adalah Mie Jakarta! (berasa masih di Jakarta deh)… Waktu udah menunjukkan pukul 00.30 WITA ketika itu, dan perut-perut lapar kami pun akhirnya berhenti bergemuruh setelah menghabiskan menu-menu pilihan kami sendiri… (menu gwa: Bihun goreng+Teh Botol: sekitar Rp 25.000)
Day 1:
Jam setengah 8 pagi (red. in WITA, inget ya…so gwa ga perlu menuliskannya lagi sampai kami tiba di jakarta kembali…) kami udah siap sedia, menunggu jemputan dari Bounty Cruise yang berjanji akan menjemput jam setengah 9… Sarapan di penginapan ini baru disediakan jam 8 pagi sampai jam 12 siang en cuman menyediakan Continental Menu. Well, alhasil sebelum jam 8 kami udah nongkrong di kafe-nya dengan perut lapar.
Ga berapa lama nunggu setelah sarapan, dateng deh mobil jemputan kami dari Bounty Cruise (Mas Lawi lebih memilih untuk tidur daripada ikutan tamasya dengan Bounty Cruise ini, ckckckck, sooo Mas Lawiii…) dan siap mengantar kami menuju Benoa untuk bersenang-senang! (biaya per orang untuk tamasya dengan Bounty Cruise – include: snack, sub marine, banana boat, snorkeling, village tour to Lembongan, canoeing, Lunch, antar jemput PP – Rp 525.000, dari jam 9 pagi sampai jam 3 sore)

Kapal Pisang..

Perjalanan menuju Desa Lembongan, eh, ato mo snorkeling ya? Lupa..
Setelah kembali ke penginapan, mandi, en beres-beres, kira-kira jam 6-7 sore kami siap untuk makan malam. Dengan berbekal guidance dari Nila en Cahyo, kami berjalan agak jauh ke Made Restaurant (hiks, ternyata tidak sepenuhnya halal), en berjalanlah kami kembali menyusuri Legian menuju Nasi Pedas langganan Cahyo yang berlokasi dekat JOGER. Nyam, nyam, nyam, tempat ini aseli gwa rekomendasikan bwat turis lokal karena ga cuman murah, tapi juga enak! (Nasi+sayap ayam+ati ayam+terong+teh botol: Rp 15.000) Ga sia-sia dew kita jalan kaki sejauh itu… FYI, warung Nasi Pedas ini buka 24 jam loh, en disediakan lesehan di emperan toko…

Nasi Pedas ini sungguh-sungguh pedas! Lihatlah mimik mereka, fufufufu...
Abis makan, kembali kami menyusuri jalan Legian, kali ini sekalian liat-liat ke toko-toko yang berderet di sana… Ga perlu berapa lama, akhirnya kami berpencar… Ada yang nongkrong di kafe-kafe, ada yang belanja-belanja (kami yang cewe tentunya! kebetulan toko yang kami kunjungi lagi mengadakan program 3 days sale, kekekeke…)
Day 2:
Rencana kami hari ini setelah sarapan pagi adalah Parasailing ke Nusa Dua (eh, ato Benoa?) dengan 2 mobil jemputan yang sudah siap menjemput kami jam 9. Oh iya, di Poppy’s Lane 1 ini, lo juga bisa nemuin laundry yang diitung per kg Rp 8.000, en sehari langsung jadi (ko kaya cetak foto ya?) (Biaya parasailing @ Rp 80.000 dan biaya diving selama 1 jam @ Rp 250.000, exclude video diving)

Sebelum Parasailing!
Acara selanjutnya adalah belanja ke JOGER! Tak lupa mampir lagi ke Nasi Pedas, kekekekeke, ketagihan… (1 kaos at JOGER rata2 Rp 55.000)
Dilanjutkan dengan wisata ke GWK,

Ceria di bawah patung Burung Garuda!
Uluwatu (kalo lo pake celana di atas lutut, lo bakal diwajibkan mengenakan kain),

Pink is everywhere!
en dinner at Jimbaran (sewa 1 APV untuk 9 orang ke 3 tempat tersebut: Rp 200.000, tip ke bapak supir: Rp 50.000; tiket masuk GWK @ Rp 16.500; tiket nonton Tari Kecak di Uluwatu @ Rp 50.000) Nah, dinner di Jimbaran di pinggir pantai ini yang agak menyesakkan… Total biaya yang kami habiskan untuk 9 orang (ikan kakap+baronang bakar, 9 udang goreng, 18 kerang bakar, en minuman: Rp 710.000), untungnya nasi dan kangkungnya disediakan sepuasnya, wakakakaka, kalo ga kami udah siap dengan Plan B menuju Nasi Pedas, again!

Untung nasi dan kangkungnya boleh nambah sepuasnya, fiuhh..
Pulangnya kami melewati tempat pembuatan tattoo di Kuta Square; Mas Lawi, Beto, en Boy menyempatkan untuk menggambari anggota badannya dengan tattoo temporary, sementara kami nongkrong di Coffee Bean, dan kemudian pulang ke penginapan untuk tiduurr! (tattoo temporary ukuran kecil: Rp 40.000, coffee bean dibayar pake promo kartu kredit neng Hilda!)
Day 3:
Acara hari ini dimulai dengan berjalan-jalan sepanjang pantai Kuta, ada yang udah mandi, ada yang belum, tapi kami tetap ceria difoto! (Biaya: gratis!)
Setelah itu, acara bebas. Gwa milih bwat melewatkan sarapan pagi dengan berjalan-jalan ke Pasar Seni Kuta bwat hunting oleh-oleh.
Tips berbelanja di sini:
- Kalo bisa pagi-pagi jam 9 ketika mereka baru buka, biasanya dilayani lebih baik walopun nawar mulu, kekekeke…
- Jangan lupa untuk nawar lebih dari seperempat harganya, karena harga yang mereka tawarkan pada awalnya aseli ngerampok! Misal harga barangnya: Rp 100.000; tawarlah Rp 20.000 (oups, itu seperlimanya ya? hehehehe, tapi biasanya dikasihnya seperempat harganya…)
- Jangan ragu bwat menjalankan aksi pura-pura pergi dan berlalu, karena dijamin mereka pasti manggil lagi en kalopun engga, lo masih bisa nemuin puluhan toko lain yang menjual barang yang serupa…
- Trus usahain kalo udah nemuin toko yang menjual paling murah di antara yang lain, beli banyak oleh2mu di situ, jatuhnya lebih murah kalo lo gunain alesan: “Saya kan beli banyak…” daripada beli satu atau dua barang di toko-toko yang berbeda…
Abis itu, kita mau ke Double Six AJ Hackett bwat Bungee Jumping! Save the best for last is the best quote for this experience!
Emang cuman beberapa menit, tapi rasanya itu loohh, gilaaa, keren abiiisss! (Biaya Bungee Jumping AJ Hacket: Rp 550.000, tapi setelah ditawar-tawar jadi Rp: 450.000 dengan kaos kerennya, ato Rp 425.000 tanpa kaos. Semuanya plus sertifikat en member card yang ngasih diskon sampai 3 kunjungan berikutnya di semua cabang AJ Hackett di dunia! Biaya foto en video – optional – Rp 190.000 en Rp 285.000)

Saat-saat menuju eksekusi...
Selesai bungee jumping, kita semua (entah ide syapa) berencana berjalan menyusuri pantai Kuta dari Double Six ke Poppy’s Lane! Untungnya separo dari kami berhasil melarikan diri dengan taksi temuan ga jauh dari Double Six. Dan sisanya (Beto, Gustav, Boy, en Ismadi) memilih bwat jalan kaki ke penginapan, wakakakakaka, berapa kilo guys? 3 kilometer ya? Andai kalian melihat ekspresi kalian ketika sampai di kamar, hahahahahaha…. (Taksi ke penginapan dari Double Six: Rp 25.000)
Oh iya, karena peraturan penginapan ini mengharuskan kami harus check out jam 12 siang, kami memutuskan untuk hanya menyisakan 1 kamar sebagai tempat transit barang-barang kami selama menunggu jam penerbangan ke Jakarta, dan jadilah kami bertumpuk-tumpuk di satu kamar layaknya para imigran gelap yang mesti ngantri untuk mandi, hehehehehe…
Akhirnya, jam 21.05 WITA, kami harus pulang meninggalkan tempat menyenangkan ini…
Ga ada delay Air Asia, menyebabkan kita makan malam dengan terburu-buru di Solaria Bandara…
What a holiday! And to have you all as my friends there maked this holiday such a perfect journey…
Luv u all, guys n gals…
Daag Bali…
*Thanks bwat Risuki bwat detail harga-harganya en jasanya sebagai bendahara, kekekekeke…
en thanks juga bwat Risuki, Beto, Ismadi, en Mas Lawi yang udah mengabadikan momen-momen penting along this journey dengan kamera-kamera hebatnya! (ga apal model apaan ajah…
)
Poto-poto menyusul yak, lagi workshop niy..



pertamax
hok ditunggu agenda dan dokumentasi perjalanan selanjutnya
gantsara
November 6, 2008
Aaaaa bikin mupeng aja nih… hehe =D
helen
November 11, 2008
bulannya salah tuh es,,
mestinya oktober not november =)
dan mestinya…………
mestinya diriku juga ikut ………
hendra
November 15, 2008
lu bisa ke masa depan ky Peter Petrelli, nek? Tulis tanggal aja salah. Hahahahaha
Rince
November 16, 2008
Wakakaka, baru nyadar gwa salah bulan, maklumlah, post holiday syndrome..
..estee..
November 16, 2008
mana jogerku?sama buat nafa juga mana?
Teguh
November 30, 2008
http://iteguhw.multiply.com/ check this out!!
Teguh
November 30, 2008
jadi totalnya brp ya?
susah ngitungnya
riyandi
December 11, 2008
wakakakakaka, dasar riyandi pemalas…
*gwa juga males bener ngitung lagih, heuheueheuehu….
..estee..
December 11, 2008
seru
*dgn nada bicara robertus yg sbnrnya bisa diekspresikan lbh menarik sprti brkt ini
Wow.. tnyta ada caper liburan bali qta ya est! Sumpah seru bgt.. Coba kmu ikut jg ke sing. Pasti skr lg cekikikan di atas ferry. Psst..ini pake gprs 3 lho.handal di tngh laut msh dpt! Handal atau overshoot neh..
hilda
January 10, 2009
wakakakaka, baru ngeh ternyata comment-mu ga bisa masuk karena belum kuapprove, maaph yak!
yoow, operator kita ya? pasti karena overshoot, fufufufufufu…
..estee..
January 14, 2009
@hida : siapa dulu RNP batamnya, huehehehe…. dulu emang ditembakkan ke singapur, hehe
latief
March 9, 2009
eh tau ga sih..aku tuh nulis comment yg jauh lbh panjang dr yg berhasil dipost. tp gagallll!!!!
@Latief : ya ya ya…
eh neng aku ngopy cerita liburan kita yah di multiplyku..
biar kamu ikut beken jugaa
Hilda
June 21, 2009
cih, ikut beken? yang ada adalah aku memang beken
..estee..
June 22, 2009
Aku juga numpang aaaah…
Rizky Ardianto
July 16, 2009